Cara Ternak Ayam Potong

Cara Ternak Ayam by Wikicau
Iklan

Bagi kamu yang ingin memulai sebuah bisnis yang berhubungan dengan hewan ternak, namun masih bingung ternak apa yang bisa menjanjikan sebagai bisnis yang bertahan lama dan juga menghasilkan untung yang besar.

Ayam potong atau ayam broiler mungkin bisa menjadi pilihan yang bagus, karena kebutuhan ayam potong di pasaran cukup banyak.

Bahkan harga ayam potong atau broiler bisa meranjat naik di hari-hari tertentu, seperti hari-hari besar tahun baru dan lain sebagainya.

Selain itu makanan yang menggunakan bahan dasar ayam juga sangat banyak, baik untuk makanan rumahan maupun makanan yang dijual mulai dari kaki lima hingga restoran.

Untuk itu beternak ayam potong atau broiler bisa sangat menjanjikan jika dijalankan dengan benar dan juga serius.

Namun beternak ayam potong bukanlah hal yang mudah, bagi pemula khususnya harus memiliki pengetahuan dasar mengenai cara beternak yang baik.

tidak hanya itu, ada beberapa langkah yang harus kamu persiapkan jika akan memulai untuk beternak ayam potong.

Iklan

Baca juga:

Langkah-langkah Beternak Ayam Potong

Ayam potong atau broiler memang berbeda dengan ayam kampung, baik dalam pemeliharaannya maupun tekstur daging yang dihasilkan.

Selain itu ternyata ayam potong lebih mudah terkena penyakit dibandingkan dengan ayam kampung, untuk itu Sobat Wikicau harus memperhatikan beberapa tips seperti dibawah ini:

1. Lokasi

Pasti Sobat Wikicau sudah tahu, jika menyangkut dengan lokasi kandang untuk beternak hewan tentunya harus sudah dipertimbangkan dengan baik.

Untuk beternak hewan apapun haruslah yang memiliki lokasi jauh dari pemukiman warga, bukan hanya karena akan berdampak pada pertumbuhan hewan saja namun juga pada warga sekitar.

Biasanya warga tidak akan menyetujui dibuatnya peternakan yang berada di sekitar lingkungannya, karena limbah yang dihasilkan seperti kotoran hewan yang akan menimbulkan tercemarnya lingkungan.

Yang paling bisa meresahkan lagi adalah bau dari peternakan yang akan merugikan warga, jadi lokasi harus berada jauh dari pemukiman warga.

Lokasi yang tenang dan jauh dari lalu lalang keramaian juga bisa membuat hewan ternak menjadi lebih nyaman dan tidak mudah stres yang akan berdampak pada kesehatan hewan itu sendiri.

2. Kandang

Selain lokasi yang diperhitungkan, untuk memulai beternak ayam potong yang perlu diperhatikan juga adalah kandang tempat tinggal ayam nantinya.

Ada 2 jenis kandang yang bisa kamu gunakan untuk memulai peternakan, yaitu kandang panggung dan juga lantai.

Kamu bisa memilih kandang jenis panggung karena kotoran bisa langsung jatuh ke tanah dan lebih mudah dibersihkan.

Namun kekurangannya adalah lebih sulit dibuat dan akan memakan biaya lebih banyak dibandingkan kandang
lantai.

Sementara kandang lantai tidak membutuhkan banyak biaya namun membersihkannya akan lebih sulit.

Selain itu kandang harus memiliki sirkulasi udara yang baik, dan suhu udara juga harus diperhatikan tergantung dengan usia ayam ternak.

Untuk ayam ternak yang baru berusia 1 hingga 7 hari harus diletakkan dalam kandang yang memiliki suhu 32 sampai 34 derajat celcius.

Namun jika sudah melewati usia 7 hari bisa diletakkan pada suhu 21 sampai 28 derajat celcius.

3. Memilih Bibit

Yang tidak kalah penting dalam memulai beternak ayam potong adalah pemilihan bibit yang benar.

Walaupun Sobat Wikicau sebagai pemula, namu harus memiliki ketelitian yang bagus untuk memilih bibit ayam potong yang bagus.

Untuk memilih bibit yang bagus kamu perlu memperhatikan bentuk fisik dan ciri-ciri bibit ayam tersebut.

Yang termasuk jenis bibit unggul ayam potong yaitu memiliki bentuk tubuh yang bulat, lincah atau tidak lemas, memiliki bulu yang bagus dan tidak cacat, matanya jernih, hidung dan anusnya juga bersih.

Biasanya bibit ayam potong atau broiler bisa dibeli dari supplier antara 100 ekor lebih yang diletakkan dalam beberapa box.

4. Pakan

Dalam beternak yang tidak bisa terlepas adalah pemberian pakan, karena 80% yang menentukan bobot ayam potong adalah pakan yang baik.

Untuk itu pemberian pakan dengan nutrisi yang mencukupi sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak dan juga hasil atau bobot ayam yang semakin berat akan semakin mahal.

Selain pakan, air untuk minum bagus ayam potong tidak boleh berhenti, jadi kamu harus rajin untuk menyiapkan air dalam kandang ayam potong broiler.

5. Vaksin

Untuk menjaga kesehatan hewan ternak khususnya ayam potong kali ini harus dilakukan vaksin.

Pemberian vaksin dilakukan 2kali dalam masa pemeliharaan, yaitu di usia 5 hari dengan memberikan vaksin melalui tetes mata.

Yang kedua adalah pemberian vaksin pada usia 21 hari dengan cara disuntikkan pada bagian dada ayam pitong.

Jika dilakukan vaksin yang sesuai dan dalam waktu yang benar maka akan membuat daya tahan tubuh mayam potong lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit.

Jika sudah dilakukan perawatan yang baik dan juga vaksin, ayam akan bisa di pasarkan dalam usia 8 minggu.

Demikian beberapa tips dasar yang bisa kamu terapkan dalam beternak ayam potong atau broiler, semoga bermanfaat bagi Sobat Wikicau dan bisa diterapkan dengan baik.

Video terbaru dari channel resmi Androbuntu: